20 Korban Penipuan Investasi Bodong di Bekasi
Penipuan investasi bodong yang terjadi di Perumahan Pondok Ungu Permai (PUP) Blok F14/22 RT.05 RW.10 Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Penipuan investasi tersebut berhasil menipu 20 Warga di Perumahan Pondok Ungu Permai. 80% korban penipuan yaitu para ibu-ibu rumah tangga disekitar perumahan tersebut.
Kerajaan Tertua di Pulau Jawa Ada di Bekasi?
Warga Bekasi tepatnya Daerah Utan Gedong dan sekitarnya di gegerkan dengan penemuan benda-benda kuno yang ditemukan oleh tim peneliti LKP2I (Lembaga Kajian Pelestarian Protosejarah Indonesia) yang di pimpin oleh Suhu Jaja.
Senangnya Keliling Jakarta Dengan Shuttle Bus “Gratis"
Mulai dari tanggal 29 Mei – 5 Juli 2015, masyarakat dibuat senang dengan adanya shuttle bus gratis, yang melayani dan mengantar masyarakat keliling Jakarta.
Pedagang Kembang Api dan Petasan Musiman
Ramadhan 1436 Hijriyah sudah hampir memasuki hari ke delapan. Keberadaraan para pedagang ini sudah terlihat di sudut-sudut pinggiran jalan sejak beberapa hari yang lalu.
Partai Golkar Menjelang Pilkada 2015
Menurut Rantisan, Golkar 2015 ini akan ikut melaksanakan Pilkada secara serentak.
Selasa, 30 Juni 2015
Tanggapan Masyarakat Menjelang Pilkada 2015
Pengunjung Menyambut Gembira Bazzar Ramadhan PIK 2015
Partai Golkar Menjelang Pilkada 2015
Bekasi - Menurut Rantisan, Golkar 2015 ini akan ikut melaksanakan Pilkada secara serentak.
“Rencananya ada islah antara kubu Aburizal Bakrie dan Agung Laksono untuk kebersamaan minimal Golkar ini bisa mencalonkan, tidak mungkin partai besar tidak bisa mencalonkan. Diantara kedua belah pihak mesti ada keharmonisan sekalipun itu sebatas indikasi. Dalam hal ini di tahun 2015 akan dilaksanakan serentak, untuk Kota Bekasi akan dilaksanakan pada tahun 2017. Rencana dari Golkar baru Kabupaten Bekasi dan Purwakarta saja yang mengikuti Pilkada serentak ini.” Ucap Rantisan saat ditemui di lokasi.
Hasil Munas dari berbagai kota yang sudah dilakukan, kedua kubu hanya berdamai demi kelancaran Golkar dalam mengikuti Pilkada 2015.
“Untuk sementara karena diperlukan Pilkada secara serentak, agar Golkar dapat mencalonkan. Minimal sesulit apapun di antara kedua belah pihak ini harus sepakat, kalau tidak sepakat tidak bisa. Untuk kedepannya tetap masalah hukum berjalan, termasuk kubu ARB dan kubu AL untuk kedepannya seperti apa. Tetap ada suatu keputusan, keputusan yang ingkrah. Untuk Partai Golkar Kota Bekasi khususnya, ya harmonis tidak ada masalah, tinggal tergantung kebijakan siapa yang memenangkan, kubu ARB atau AL, ini kan politik ya tinggal terserah, tinggal mengikuti saja" Tuturnya.
Pencalonan untuk Pilkada baik dari kubu ARB atau AL sudah siapkan kader.
“Kalau kader tanpa adanya Agung Laksono atau Aburizal Bakrie ya memang sudah siap didaerah kan,kan ada yang mau jadi gubernur, walikota, bupati saya rasa sudah siap. Tinggal kebersamaan ini, kan mesti ada puncak pimpinan. Tinggal pelaksanaannya saja,m tinggal nunggu kesepakatan antara AL dan ARB, kalau mereka sepakat siapa saja bisa dicalonkan karena sudah siap.”
(Kfa)
Kerajaan Tertua di Pulau Jawa Ada di Bekasi?
Lagi, Warga Bekasi Tertipu Investasi Bodong
“Saya tidak berharap uang saya kembali, tapi temukan pelaku lalu penjarakan agar tidak banyak korban lagi yang tertipu investasi macam ini” Tutur Amar (34).














